Ketika siang sedang terasa panasnya, mata terasa beratnya tiba-tiba ku terima pesan dari kawan :
Kemana Pergi nya Doa?
Jika berharap uang, ternyata yang datang hutang.
Jika meminta kemudahan, yang hadir justru kesulitan.
Jika doakan kesehatan, yang hampiri penyakit.
Jangan kau tanya mengapa Alloh tak kabulkan doa,
Jangan kau paksa kapan Alloh ijabahkan doamu.
Jangan kau heran mengapa Alloh abaikan doa.
Tapi tanyakan seperti apa tubuhmu bicara.
“Apakah SUBUHmu menjelang Dhuha?”
“Apakah DHUHURmu sisa waktu bisnis yang kau punya?”
“Apakah ASHAR dan MAGHRIBmu terlalu dekat waktunya?”
“Apakah ISYA’mu terlewat karena lelah yang ada?”
Jangan salahkan Alloh, jika kau kira bisa bebas berbuat dosa.
Lalu bisa putihkan dengan Umroh tiap tahun adanya.
Jangan salahkan Alloh, jika ayat suci hanya kau pilih beberapa.
“Surat YUSUF agar mendapatkan putera ganteng nan sholeh”
“Surat MARYAM agar memperoleh puteri nan cantik sholehah”
“Surat AR-RAHMAN agar berlimpah rizki”
Dan jangan salahkan Alloh, jika ayat-ayatNYA tak pernah dibaca ataupun diamalkan dalam kehidupan nyata.
Jika perintah Alloh hanya beban,
Jika urusan Alloh hanya dagang,
Jangan harap kecintaanNYA akan datang.
Ya Alloh ya Rabb, jagalah kami dari hal=hal yang demikian.
Jadikan kami terbiasa untuk saling mengingatkan.
Selamat menjalankan aktifitas …..
Seraya mempersiapkan ketangguhan diri dan iman menjelang bulan suci.
Mohon maaf lahir dan bathin
-asugi-
