Biru ku, Biru mu, Birunya……

Pernah suatu malam begitu sangat sunyinya, suara binatang malam pun seakan ikut menghilang.
Adapakah gerangan ini ?,Tiba-tiba angin berhembus dengan cepat.
Hembusannya yang dingin hingga berasa menusuk tulang ini, lalu aku pun secepatnya masuk kembali ke kamar ku yang sangat sangat sederhana.
Sejenak tiba tiba perasaan pun ikut menjadi hampa, terbayang suatu tempat yang entah apa itu dan yang pasti membuat hati ini serasa pilu.
Perasaan apa ini yang datang mengunjungi di malam hari?,Apakah sedih ?
Jika itu iya, karena apa? , Sesuatu yang hilang kah di hati ini ?
Apakah itu ? Bagaimana dan dimana bisa ditemukan? Bagaimana bisa diperbaiki?
Pertanyaan pertanyaan yang muncul itu tak mendapatkan jawaban pasti.

“Kamu seperti angin”, katanya.
Semoga sang Angin dapat melindungimu selamanya.

Advertisement

About Asugi

trying to understand, to find, who i am , what i am
This entry was posted in Love. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s